KENAKALAN,KEMALASAN dan KECERDASAN anak apa sebabnya ? 

KENAKALAN,KEMALASAN dan KECERDASAN anak apa sebabnya ? 

Sebelumnya kita harus mengetahui dulu bahwa otak manusia yang mengatur tentang berfikir itu ada didepan kepala kita, yang dalam bahasa medis disebut PFC (Pre Frontal Cortex). PFC sendiri berfungsi antara lain :
1. Konsentrasi.
2. Memahami salah dan benar.
3. Pengendalian diri. 
4. Menunda kepuasan.
5. Berfikir kritis.
6. Merencanakan masa depan.


Sayangnya PFC itu mudah sekali rusak. kerusakan itu antara lain disebabkan karena :
1. proses fisik, yaitu benturan keras serta Narkoba.
2. proses non fisik, yaitu pornografi serta emosi.


Dalam pembahasan ini ingin kami sampaikan yang terkait dengan proses non fisik yaitu keluarnya hormon-hormon dopamine, kortisol,amphetamine dan lain2 yg keluar secara berlebihan karena proses emosi (gejolak jiwa) yang pada akhirnya dapat merusak sel-sel otak anak.

Yang menarik adalah penelitian dari seorang ahli neurologi bernama LISE ELIOT seorang profesor dari Franklin University di Chicago yang dalam penelitiannya menyimpulkan bahwa bentakan dari orang tua itu dapat merusak jutaan sel otak anak. dapat dibayangkan bahwa anak akan mengalami kemunduran serta kemampuan daya nalar karena bentakan atau emosi dari orang tuanya. oleh sebab itu wajar bila kemampuan anak mengalami hambatan dalam merespon keadaan sekelilingnya. anak bisa saja menjadi malas, anak juga bisa menjadi nakal karena naluriahnya.

Otak adalah instrumen yang berfungsi untuk mengendalikan, merencanakan dan membedakan antara manusia dengan hewan, oleh sebab itu ketika otak itu tidak berfungsi dengan baik, maka sifat naluriah itu akan dominan menguasai diri anak.

Jadi penting kiranya orang tua itu mengadakan perbaikan diri dalam berfikir dan berkehendak dalam hal-hal yang positif dan bermanfaat serta mengendalikan diri dan menahan diri dari emosi. pengendalian diri itu dapat dilakukan dengan seringnya mawas diri pada waktu2 tertentu serta sering bertemu dengan rekan dan saudara yang selalu membicarakan hal-hal yang baik, hal-hal yang konstruktif, misalnya saling menasehati, saling berbagi dan berdiskusi.

Anak yang belum akil baliq sesungguhnya dapat dirubah oleh orang tuanya yaitu dengan merubah mindset selama ini hingga anaknya mengalami masalah kecerdasan. Hal ini juga didukung oleh seorang ilmuwan dari Draxel University bernama BRIAN LEE, Ph D yang menyimpulkan dari penelitiannya bahwa depresi orang tua mempengaruhi nilai (kecerdasan) anak dan solusinya adalah orang tuanya harus memperbaiki diri. Kami dari SAR ELEVEN hadir dengan memberikan solusi apa saja dan bagaimana orang tua itu dalam merubahnya